Kriptografi
secara cepat telah menjadi sebuah bagian yang sangat krusial dalam dunia
ekonomi. Sebelum tahun 1980-an, kriptografi digunakan utamanya untuk bidang
militer dan komunikasi diplomatik, dan hampir dalam konteks-konteks yang
dibatasi. Dalam dunia belakangan ini, komunikasi berkembang dengan sangat
cepatdengan adanya teknologi internet, akibatnya seorang hacker dengan siap
sedia bisa mengintip transmisi data komputer untuk informasi yang berharga.
Sekarang kita harus bisa melindungi cara akses kita ke komputer (melalui sandi
lewat (password) dan akses jarak jauh yang terenkripsi), transaksi komersial
kita (nomor-nomor kartu kredit dan data bank), data medis kita (yang sebentar
lagi akan disimpan dalam sebuah kartu cerdas (smart card)), dan
informasi-informasi lainnya. Faktanya kriptologi telah sangat bertambah luas,
dari studi tentang sandi rahasia menjadi studi tentang kemanan informasi.
Kriptografi
adalah ilmu yang mempelajari mengenai bagaimana cara mengamankan suatu
informasi. Pengamanan ini dilakukan dengan mengenkrip informasi tersebut dengan
suatu kunci khusus. Informasi ini sebelum dienkrip dinamakan plaintext. Setelah
dienkrip dengan suatu kunci dinamakan ciphertext. Keamanan suatu informasi agar
tidak jatuh ke tangan orangorang yang tidak berkepentingan sangatlah penting agar
tidak disalahgunakan. Informasi ini dapat berupa password, nomor kartu kredit,
ataupun informasi pribadi lainnya.
Kriptografi mempunyai 2 (dua) bagian yang
penting, yaitu enkripsi dan dekripsi. Enkripsi adalah proses dari penyandian
pesan asli menjadi pesan yang tidak dapat diartikan seperti aslinya. Dekripsi
sendiri berarti merubah pesan yang sudah disandikan menjadi pesan aslinya.
Usaha
untuk menjaga kerahasiaan suatu informasi telah ada sejak jaman dahulu. Julius
Caesar, kaisar Romawi, telah menggunakan metoda enkripsi sederhana dengan cara
menggeser setiap karakter dalam pesannya dengan nilai tertentu. Cara ini cukup
aman pada saat itu namun tidaklah mungkin dipakai saat ini karena dengan
kemampuan komputasi komputer sekarang, akan sangat mudah dipecahkan.
Berbagai
algoritma kriptografi telah diciptakan oleh para ahli kriptografi, namun
berbagai usaha dilakukan oleh cracker untuk memecahkannya tidak sedikit yang
membawa keberhasilan. Hal ini mendorong para kriptografi untuk menciptakan
algoritmaalgoritma yang lebih aman.
Salah
satu dari bagian kriptografi adalah fungsi hash satu arah. Fungsi hash satu
arah adalah dimana kita dengan mudah melakukan enkripsi untuk mendapatkan
cipher-nya tetapi sangat sulit untuk mendapatkan plaintext-nya. Salah satu
fungsi hash yang paling banyak digunakan adalah Message Digest 5 (MD-5). MD-5
merupakan fungsi hash satu arah yang diciptakan oleh Ron Rivest. MD-5 adalah
salah satu aplikasi yang digunakan untuk mengetahui bahwa pesan yang dikirim
tidak ada perubahan sewaktu berada di jaringan. Algoritma MD-5 secara garis
besar adalah mengambil pesan yang mempunyai panjang variable diubah menjadi
‘sidik jari’ atau ‘intisari pesan’ yang mempunyai panjang tetap yaitu 128 bit.
‘Sidik jari’ ini tidak dapat dibalik untuk mendapatkan pesan, dengan kata lain
tidak ada orang yang dapat melihat pesan dari ‘sidik jari’ MD-5.

0 comments:
Posting Komentar